Scroll to top

Satu kalimat pengubah chat di dating app menjadi sebuah ajakan kencan


- November 3, 2018 - 0 comments

Kencan atau hanya chating? Texting bisa jadi menyenangkan, namun bisa pula jadi sangat mengesalkan! Bayangkan bila ini sudah satu minggu kamu hanya mengobrol di Tinder dengannya. Terlihat intens, rasa-rasanya dia tertarik, kamu pun demikian, namun kok belum ada tanda darinya untuk mengajakmu kencan?

Ya, dating app memang hanya membuka jalan kita untuk memulai percakapan dengannya via texting, tapi urusan jalan adalah keputusan masing-masing. Intinya kamu memang harus mencuri perhatiannya sehingga ia tertarik untuk mengajak kamu bertemu dan berbincang dari mata ke mata.

Baca juga: Bagaimana seharusnya membangun percakapan yang asyik di Tinder

Dilansir dari Elite Daily, Meredith Goldem, seorang dating coach dan dating app expert mengungkap bahwa ada satu kalimat yang bisa mengetes match apakah ia ingin mengajakmu jalan atau tidak.

Caranya, jawab pertanyaan terakhirnya dengan apapun jawaban kamu, kemudian akhiri dengan text :

‘Duh, boring banget ya jawaban gue? I promise! I am way more fun in person!’

Kalau setelah ini ia hanya mengalihkan pembicaraan dan tidak mengajak kamu jalan, ia memang tidak tertarik denganmu. Kamu bisa mencari match lain; sisanya terserah deh mau keep dia untuk sekadar teman chat atau mau benar-benar meninggalkannya.

Baca juga: Diplomasi meja makan untuk pendekatan dengan perempuan

Mengapa ia sulit mengajak kamu kencan?

Lebih lanjutnya, Meredith Goldem mengungkap bahwa memang mengubah sebuah percakapan di dating app menjadi kopi darat adalah hal yang sulit. Perlu kamu ketahui, beberapa orang di dating app seperti Tinder, Tan Tan, atau semacamnya itu memang ingin mencari seseorang untuk hubungan yang lebih serius. Kendati demikian, kita juga tidak bisa menutup mata kalau ternyata ada juga yang hanya ingin having fun. Fair, dong?

Alasan lainnya adalah karena kamu dan dia kehilangan momentum yang tepat. Kadang percakapan di chat sudah membangun ketertarikan dari ke dua belah pihak, namun ketika tidak adanya keputusan untuk sebuah pertemuan membuat ketertarikan itu sendiri meredup. Ketika ketertarikan sudah meredup, akan sulit untuk membangun spark itu kembali.

Kapan waktu yang tepat? Beradasarkan data dari Tinder, 95% matches cenderung bertemu dalam jangka waktu dua sampai tujuh hari setelah matching. Mengenal orang yang kamu sukai lebih cepat tidak akan menimbulkan masalah apa-apa, kok! Toh, kalau setelah pertemuan itu kamu tidak cocok, kamu tinggal mundur. Menunggu lama justru malah potensial membuat kamu hanya jadi teman chat-nya.

Editor’s Guide: Rekomendasi tempat first date dengan match Tinder

Jadi, silakan praktekkan! Semoga kencan kamu sukses dan bisa cepat melepas status nggak ada gandengan kamu itu!

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *