Scroll to top

Pak, bu, kami hanya butuh kerja enam jam per hari agar lebih produktif!


- June 8, 2016 - 0 comments

Mungkin sebagian dari kita bekerja untuk mencari uang sebanyak-banyaknya, tapi ada kalanya kamu berada di titik terjenuh. Rasanya hanya ingin memaki semua orang di kantor karena memperlakukanmu seperti ‘budak’. Tunggu, mungkin kamu hanya terlalu banyak bekerja!

Baru-baru ini, di tengah banyaknya perusahaan yang menekan karyawannya bekerja lebih dari kemampuan, beberapa pekerja di Swedia justru melawan arus dengan mengurangi jam kerja mereka.

Dikutip dari Purewow, di studi tersebut karyawan hanya diperbolehkan bekerja selama enam jam per hari; tanpa ada pemotongan gaji. Apa hasilnya?

Ternyata, ditemukan adanya penurunan tajam dalam absensi, peningkatan produktivitas, dan tentunya kesehatan pekerja. Ya, mungkin kalau kamu sering pusing, sakit perut, atau flu; KAMU KEBANYAKAN KERJA DELAPAN JAM!

Saat kita mengurangi jam kerja, rupanya kita jadi lebih bahagia dan terpacu mengerjakan deadline secepat mungkin agar bisa pulang lebih dini. Ini yang membuat kualitas pekerjaan dinilai jadi lebih meningkat.

Ok, kami tahu betul kalau solusi-solusi gila soal pemotongan jam kerja rasanya agak sulit dilakukan di Indonesia. Ya, kami juga tahu masih banyak dari antara kita yang dituntut lembur bahkan kerja di hari libur. Well, setidaknya, kamu bisa share artikel ini dan menuliskan caption untuk nyinyir ke bos-bosmu.

Sumber foto: Ruby Ribbon Chick

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *