Scroll to top

5 Rahasia wanita yang mencintai pekerjaannya


- June 18, 2016 - 1 comment

Kalau saat ini kamu merasa pekerjaanmu itu-itu saja, coba pikirkan beberapa film tentang wanita yang bekerja. Sebut saja beberapa di antaranya Legally Blonde, The Proposal, atau The Devil Wears Prada.

Buka matamu dan lihat betapa impresive-nya mereka di dunia kerja. Di tengah tekanan yang luar biasa, coba lihat tampilan tokoh-tokoh perempuan yang ada. Kebanyakan dari mereka terlihat rapi, cerdas, dan ‘nakal’ di sisi yang positif.

Sebenarnya kalau kamu merasa jenuh dan selalu pusing saat bekerja, tandanya pekerjaanmu memang kurang sesuai. Mungkin kamu perlu memikirkan untuk mencari pekerjaan baru yang memang benar kamu suka.

Nah, daripada kamu tambah bete dengan pekerjaanmu. Ada lima Rahasia Wanita yang mencintai pekerjaannya. Cobalah terapkan lima hal ini dan kamu akan nampak lebih mengesankan. Siapa tahu, jodohmu ada di kantor, kan?

1. Berpura-pura baru masuk bekerja

Tidak peduli berapa tahun kamu sudah di perusahaan tersebut, namun pikirkan tentang hal ini: kamu diberikan jutaan tugas baru untuk belajar.

Dengan demikian kamu akan punya mental terus belajar. Bukankah rutinitas yang membuat kita jadi cepat bosan? Ambillah tantangan baru di luar kemampuanmu agar lebih semangat dalam bekerja.

2. Berpakaian untuk memberi kesan

Tampillah mengesankan setiap hari. Sisihkan gajimu untuk sekadar membeli baju dan merapikan rambut.

Jika kamu mengenakan seragam, tatalah rambut dan wajah dengan baik. Berdandan dengan baik akan memberika suasana hati yang positif. Bonusnya, mungkin kamu akan diajak jalan salah satu rekan kerjamu.

3. Carilah teman untuk ngomongin orang lain

Wajar kalau kamu benci HRD-mu yang kerap kali menyusahkan hidupmu! Kamu pun tidak perlu berpura-pura untuk menyukai beberapa orang akunting yang sinis terhadapa divisimu.

Mereka mungkin pantas dibenci, tapi cobalah untuk berteman baik dengan beberapa rekan kerja lain yang lebih menyenangkan.

Setidaknya kamu punya teman untuk ‘ngomongin’ HRD dan akuntingmu di belakang mereka. Bicarakan tentang tatanan rambutnya yang aneh atau mungkin suaranya yang memekakkan telinga.

4. Tahu betul peranmu

Rasa stres muncul dari ketidaktahuan pekerjaan kita sehari-hari dalam mencapai gambaran besar tujuan perusahaan. Untuk itulah kamu menyarankan untuk mencari pekerjaan yang memang kamu tahu betul.

Bila terjadi ketidakpahaman, bicarakan dengan manajermu. Peran manajer adalah untuk membimbing staff untuk mencapai tujuan perusahaan. Kalau dia tidak paham, bisikkan saja “Bu, ibu kok bodoh sih! Sini saya saja yang jadi manajernya,”

5. Kehidupan di luar kerja

Sekeras apapun kamu mencari uang, ingatlah untuk bersosialisasi ke luar. Kamu harus punya teman lain selain teman kantor.

Jangan pernah bawa masalah kantor ke pergaulanmu di luar. Bersenang-senanglah dan nikmati hidupmu di luar jam kantor. Pergi ke restoran, karaoke, atau ngedate singkat dengan gebetan rasanya bukanlah suatu kesalahan.

Related posts

1 comment

  1. Surti

    Sangat menginspirasi ya.

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *