Love

Do Wonder Woman need a man?

Apa Wonder Woman butuh pacar? Hmm, dia saja nggak butuh bantuan kalau lagi ditembak oleh timah panas, apalagi kalau ditembak Steve Taylor. Menjadi seorang Wonder Woman adalah tanggung jawab yang besar, pasalnya banyak orang tertindas bergantung padanya.

Wonder Woman untuk saya adalah representatif dari sosok wanita segala bisa yang belakangan ini banyak kita temui. Melihat dari sisi bagaimana mereka dapat hidup mandiri sekaligus mempengaruhi dan menginspirasi banyak orang. Kita bisa temui wanita-wanita ini dalam keseharian kita kok, wanita hebat yang menghidupkan keajaiban yang selalu membuat kami sebagai pria terkagum-kagum.

Simpel deh kalian semua hebat karena bisa multi-tasking. Coba perhatikan saat kalian sedang memasak, kalian bisa sambil berbicara di telepon, menyetrika, mengatur jadwal, membalas email, menggambar di langit-langit, operasi usus buntu, dan lain-lain. Kalau saya sedang masak pasti pintu saya tutup, telepon saya silent, dan kalau ada yang ngajak ngobrol saya akan bilang: “Please saya lagi masak telor, bisa jangan ganggu saya dulu nggak?”

Di satu sisi, ada lagi beberapa wanita karir hebat yang berolahraga pagi, sempat membuat sarapan, kemudian masih sempat membaca sebentar, baru berangkat bekerja. Ya, Itu hebat sih menurut saya!

Alasan scence kenapa perempuan mudah cemas dan kemudian marah-marah

Apa wanita-wanita ini membutuhkan sosok pria? Obvious question, indeed they are! John Donne pernah bilang “No man is an Island, entire of it self; every man is a piece of the continent, a part of the main.” Begitu juga wanita, wanita hebat membutuhkan sosok lain yang menjadikan mereka hebat. Sama seperti Wonder Woman membutuhkan Steve Taylor untuk membuka dunianya dan memberikan perspektif sehingga ia bisa menjadi jauh lebih hebat.

Wanita hebat butuh pria yang menghebatkan dia, tidak harus memiliki pemikiran yang sama, tidak harus cocok di awalnya, serta tidak harus sempurna.

Baca juga: Tampil cantik natural dan elegan ala Gal Gadot

Bahkan memiliki pasangan yang berbeda itu justru penting menurut saya. Di dunia ini tidak ada pasangan yang sempurna, kalian sebagai Wonder Woman pasti punya kekurangan. Saya yakin untuk kamu para pria, kamu tidak harus hebat, cukup sabar dan bijaksana.

Saat mereka kelelahan, kamu menyiapkan tangan yang lembut untuk membantunya berdiri kembali. Saat mereka menangis kamu menyiapkan sapu tangan untuk menyapu air matanya, saat mereka tertindas dan terjatuh; tanpa menunggu lima menit kamu sigap menarik mereka untuk kembali bersinar.

Lantas kenapa sebaiknya kita memilih pasangan yang berbeda dangan kita? Bukan soal “yang hati mau”, melainkan kita memilih pasangan karena mereka merepresentasikan kenangan indah di saat kita rapuh. Intinya kita memilih mereka karena adanya kualitas yang kita harap kita juga miliki untuk menghebatkan diri kita.

Tentang kode: Sebab cowok bukan ahli nujum

C.S. lewis pernah bilang mencintai itu adalah untuk menjadi rapuh. “To love at all is to be vulnerable”. Kalian sebagai Wonder Woman harus merelakan bagian hebat dalam diri kalian bergeser jauh, agar dapat membuka pintu baru untuk pria yang memberikan kalian pijakan dan membantu kalian melesat menjadi jauh lebih baik.

Entah dia akan datang untuk menjadi pengalaman indah kemudian, atau menjadi seumur hidup dan selamanya. Dengan memilih pasangan yang menghebatkan kita dan berusaha mewujudkan apa yang kita butuhkan. Kita membuka jalur untuk pertumbuhan kebijaksaan kita sendiri dan menjadi Wonder Woman yang jauh luar biasa.

Do Wonder Woman need a man? was last modified: June 19th, 2017 by Widya Wicaksono