Living Well

Balas dendam tidur saat weekend, kamu sedang mengurangi risiko kematian

Balas dendam tidur saat weekend, kamu sedang mengurangi risiko kematian

Tidur itu seru. Ya, kan? Siapa yang suka balas dendam tidur untuk akhir pekan? Pastinya banyak yang berpikir kalau kita telah sibuk (baca juga: kurang tidur) di weekdays sehingga harus menghabiskan wekeend dengan tidur selama lebih dari sepuluh jam.

Jangan pernah merasa bersalah dengan hal tersebut! Baru-baru ini Journal of Sleep Research mengungkap fakta tentang tidur lama pada weekend. Riset tersebut menunjukkan bahwa menikmati beberapa tambahan jam untuk tidur bisa menangkal efek kerusakan akibat kurangnya tidur saat weekdays.

Baca juga: Editor’s Guide: Tempat nongkrong di Jakarta favorit geng Stikynote

Bagaimana bisa? Ternyata peneliti melihat data dari 30.000 orang lebih selama 13 tahun. Mereka menemukan bahwa orang dewasa di bawah usia 65 yang tidurnya kurang dari lima jam selama tujuh hari berturut-turut memiliki peningkatan risiko kematian (65% lebih tinggi) daripada mereka yang secara konsisten mendapatkan enam atau tujuh jam menutup mata.

Sementara itu, ditemukan juga bahwa mereka yang juga kurang tidur setiap hari enam hari dengan waktu tidur yang lama di akhir pekan tidak memiliki risiko kematian yang meningkat. Luar biasa! Bravo untuk kamu yang suka tidur lama saat weekend!

Baca juga: Calm, aplikasi storyteller untuk kamu yang susah tidur

Baca juga: Kurangi stress di kantor dengan 7 hal berikut

Tapi sih, kamu juga lebih baik tidak tidur berlebihan. Pasalnya, peneliti juga menemukan bahwa mereka yang tidur rutin selama delapan jam atau lebih selama tujuh hari seminggu memiliki tingkat kematian yang 25% lebih tinggi. Gitu loh! Jadi nggak selamanya banyak tidur itu juga baik. Namun, kamu sekarang jadi punya alasan untuk menambah waktu tidur saat weekend.

Sumber foto: Marie Claire

Balas dendam tidur saat weekend, kamu sedang mengurangi risiko kematian was last modified: July 12th, 2018 by Admin