Love

Sejauh mana hubungan kamu hingga bisa dikatakan selingkuh?

Sejauh mana hubungan kamu hingga bisa dikatakan selingkuh

Sejauh mana hubungan kita dengan seseorang (yang bukan pacar) untuk dikatakan sebagai perselingkuhan? Mmm, ada yang bilang sampai ketahuan jalan berdua, atau ada pula yang bilang kalau sampai kita menyembunyikan percakapan kita dengannya.

Nggak ada yang salah. Toh sebenarnya kita tahu betul kalau kita sudah terlibat selingkuh di dalam sebuah hubungan. Ini berbicara soal kita yang menjalin hubungan spesial dengan orang lain, sementara sebenarnya kita punya pasangan.

Ini bukan berarti kita tidak boleh menjalin hubungan pertemanan dengan lawan jenis selain pacar. Kuncinya, sejauh apa?

Baca juga: 5 Tanda kamu berada dalam hubungan yang sehat

Selingkuh, bukan, selingkuh, bukan, selingkuh…

Iky ajak kalian berpikir. Misalnya kamu dengan kolega kerja (lawan jenis) suka dengan series, buku, musik, atau apa saja deh yang bikin kalian intens ngobrolin hal tersebut. Kamu mulai merasa lebih seru ngobrol dengan orang yang nyambung, daripada sama pacar kamu yang kadang tidak mengerti apa yang kamu obrolin.

Kemudian kamu jadi sering mengobrol di saat senggang, atau chattingan intens. Wah, itu hitungannya sudah selingkuh belum ya? DUDUDUDUDUDUDUDU…

Baca juga: Kamu terpisah jarak dan ternyata suka dengan yang lain

Melanie Schilling, seorang dating expert pernah menjelaskan soal micro-cheating. Micro-cheating dideskripsikan sebagai aksi-aksi kecil seseorang yang belum tentu dicap tidak setia; namun mereka secara fisik atau emosional terfokus pada seseorang di luar hubungan mereka.

Apa saja yang termasuk dalam selingkuh mikro? Jangan kaget ya! Tapi, menyimpan nomornya dengan nama lain dan mengirim pesan intens tanpa sepengetahuan pacar, masuk di dalamnya. Oh, beberapa sumber lain berpendapat kalau stalking Instagram juga termasuk micro-cheating.

Baca juga: Saat kamu stalking dan ke-like….

Psst, micro-cheating baik untuk hubungan kamu!

Walapun namanya cheating alias selingkuh (walau mikro), micro-cheating itu bisa jadi kunci sehat hubungan kalian. Memusatkan perhatian hanya kepada pasanganmu, memantikkan rasa posesif kamu terhadap pasangan. Sikap posesif merepresentasikan kalau pendekatan hubungan kalian tidak sehat dan tidak realistis. Sementara itu, membentuk hubungan dekat dengan orang lain jadi penting untuk kesejahteraan hubungan kamu secara keseluruhan.

Kendati demikian, micro-cheating bisa juga memicu perselingkuhan besar. Kamu harus benar-benar memperhatikan tandanya. Ketika micro-cheating sudah makin besar sampai mempengaruhi hubungan kamu; itu namanya kamu sudah masuk dalam fase selingkuh. Misalnya, jalan bareng sama dia, punya panggilan khusus seperti ‘yang’, atau punya waktu lebih banyak dengannya daripada pacar kamu. Itulah kenapa biasanya seseorang cenderung selingkuh dengan teman baiknya.

Baca juga: Untuk kamu yang berada di persimpangan rasa cinta

Intinya, bicarakan hal yang jadi pemikiran kamu ke pasangan. Cobalah untuk terbuka satu sama lain. Kenapa tidak bercerita soal teman kantor kamu yang ternyata punya hobi yang sama? Terapkan itu juga kepadanya. Bukankah sebuah komunikasi yang baik adalah kunci hubungan yang sehat?

Sejauh mana hubungan kamu hingga bisa dikatakan selingkuh? was last modified: June 24th, 2018 by Admin