Living Well

Sarapan, yes or no?

Kapan kamu terakhir kali sarapan? Kenapa Iky tanya gitu karena banyak banget you guys yang diet dengan meninggalkan sarapan. Ngaku deh! Padahal, sarapan itu penting loh! Hanya saja jangka waktu sarapan hanyalah di bawah jam 09.00 dan idealnya sarapan mengandung 200-300 kkal.

“Bila tidak sarapan, dalam jangka panjang justru bisa menyebabkan obesitas. Pasalnya, kalau tidak sarapan maka pola makan kita jadi bergeser dan akhirnya tubuh jadi merasa lapar di malam hari,” ungkap Dr. Ulul Albab SpOG dari Ikatan Dokter Indonesia.

Menu sarapan yang seimbang

Banyak yang salah kaprah soal menu sarapan. Ada yang bilang yang penting kenyang atau ada juga yang mengatakan kalau sarapan harusnya seminim mungkin. Harusnya sarapan itu seimbang, antara makanan padat dan cair.

Sebenarnya tidak masalah kalau kamu hanya sarapan susu. Hanya saja, coba ngaku sarapan minum susu saja nggak bikin kenyang, kan?

Atau mungkin kamu tim yang carbo loading di pagi hari; nasi uduk, semur kentang, dan teh manis. Aduh! Iky takut 20 tahun lagi kamu diabetes geng!!!!!

Jadi, harus seperti apa dong? Ya, semuanya harus seimbang, ada karbohidrat, vitamin, dan proteinnya; dengan catatan kalorinya hanya sekitar 300kkal. Nggak perlu repot masak ini itu, segelas Energen cukup banget!

Makanan ini ternyata bikin kamu tambah lapar!

Energen mengandung susu, sereal, telur, sigmavit (vitamin A, B1, B2, B6, B12, D, E, Kalsium), dan mineral. Kandungan dalam Energen lebih dari susu, lebih padat karena juga mengandung sereal, serta lebih bernutrisi dari telur dan multivitamin.

Produk Energen memenuhi syarat komposisi dari sebuah sarapan sehat. Dijamin, kamu bisa lebih kenyang, bertenaga, namun merasa tidak berlebihan. Jadi lebih konsentrasi deh untuk hari kamu yang super sibuk itu!

Sarapan, yes or no? was last modified: May 23rd, 2017 by Admin