Scroll to top

Saat kamu ditarik ulur sama gebetan


Mellysa Ariani - July 25, 2016 - 0 comments

Kamu pikir hati aku layangan yang bisa dengan mudah kamu tarik ulur begitu saja? Aku memang lemah, karna aku cuma punya hati! Macam lagu Mytha gitu lah!

Mau marah? Pasti. Namun, itulah hal seru sekaligus menyakitkan saat jatuh cinta. Layaknya karet gelang yang sangat elastis, begitulah kira-kira hubungan percintaan anak muda kebanyakan saat ini.

Begini, memang saat ia berada di sampingmu, serasa dia hanyalah milikmu seorang; yang tentunya tak ingin kamu lepas. Tapi bagaimana kalau tiba-tiba ia menghilang ada tak ada kabar. Tanpa memikirkan perasaan kamu yang uring-uringan mencarinya. Itu rasanya seperti ingin menghampirinya lalu melemparkan granat di depan mukanya.

Tapi, balik lagi, kamu harus catat baik-baik kalau dia hanyalah sebatas gebetan yang belum tentu akan menjadi kekasihmu kelak. Kamu tidak bisa memintanya untuk selalu ada dan mengabarimu setiap saat. Jeleknya, rasa penasaran itu secara tidak langsung membuatmu menjadi posesif.

Nah, kalau kamu merasa hubungan kalian itu semacam saklar listrik alias on/off; kadang sangat akrab, kadang kaku seperti kanebo kering, itu bisa jadi salah satu pertanda bahwa ia sedang ragu dengan hubungan yang sedang kalian jalani saat ini.

Parahnya lagi, bisa jadi ia sedang tidak fokus denganmu. Sebenarnya ada dua ciri kalau dia memang tidak fokus terhadap kamu. Coba lihat dan cocokkan dengan keadaanmu sekarang.

1. Sering menghilang

Awalnya memang kamu tidak sulit untuk menemuinya tapi lama kelamaan ada bagian yang hilang dari hidupmu. Apalagi kalau kamu udah masuk ke dalam tahap sayang sama dia.

Duh… rasanya kamu ingin mendatanginya dan bilang ke dia “kamu itu jahat!”. Seperti yang dilakukan oleh Cinta kepada Rangga. Nah, ini bisa jadi ciri pertama kalau dia cuma menganggapmu opsi kedua

2. Isi chat-nya tidak biasa

Kalau ketemu, woah….dia perhatian banget; merangkul, memberikan bunga, menggandeng tangan tanpa ragu, bahkan menyuapimu makanan. ENA! Serasa dunia berhenti berputar dan semesta jadi teman baikmu!

Tapi hal itu jauh berbeda ketika masuk ke chat. Dingin kayak biang es! Yang kamu lakukan? Tanpa ragu langsung membalasnya kurang dari satu menit. Sebel? Mau marah? Murka?

Coba deh kamu pikir lagi dengan baik dan matang. Apakah dia memang layak untuk mendapatkan perhatian dan kasih sayang darimu?

Nah, jika gebetan kamu melakukan dua hal tersebut, ada baiknya kamu mundur secara perlahan demi menghindari dari perasaan sakit hati. Layaknya lagu Raisa “lebih baik usai di sini, sebelum cerita indah tergantikan pahitnya sakit hati”.

Jadi, saran saya sih kalau kamu merasa ditarik ulur sama gebetan kamu. Lebih baik kamu sudahi saja hubungan kamu yang belum jelas arahnya ini.

Cari yang lain, yang bisa memberikanmu perhatian lebih atau cari yang justru bisa kamu tarik ulur. Sekali-kali-lah menang banyak! Kalah telak melulu!

Author avatar

Mellysa Ariani

Penulis kreatif yang kadang suka kehabisan ide. Seorang traveller, videografer and movie addict. Yuk nonton! Bayarin ya, nanti jadian deh!

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *