Love

Kapan sebaiknya punya pacar baru setelah putus?

Sebab Taylor Swift sudah jadian dengan Tom Hiddleston sekitar dua minggu setelah putus. Wait what? Dua minggu?

Kali ini Iky akan membahas kapan sebaiknya punya pacar baru setelah putus. Oke, kalau lebih dihaluskan lagi, kapan saat yang tepat untuk membuka hati untuk orang yang baru.

Konteksnya, Iky tidak mau membahas perasaan mantan. Sebab kalau sudah jadi mantan, buat apa sih mikir perasaannya? Kalau dia deket sama cewek lain, apa dia mikir perasaan kamu? Baek-baek bunuh diri, ladies!

Iky lebih concern ke keadaan kamu pribadi, ladies! Ini soal kesiapan kamu. Jangan sampai kamu sudah jalan sama orang baru sementara mimpi kamu semalam masih gandengan sama yang lama.

Mengacu pada kasus Taylor Swift, dua minggu itu… Ayolah!!!! Iky pribadi sih dua minggu itu masih sedih-sedihnya. Masih masuk di masa kehilangan, “Kok kayak ada yang hilang ya! Oh, ternyata ucapan selamat pagi dari dia!”

Coba sebelum memulai hubungan baru, pastikan kamu bertanya ke diri sendiri “Sudahkah aku siap memulai?”. Iky sih tidak punya jawaban pasti untuk kamu sebab semua orang punya perasaan yang berbeda-beda.

Seseorang mungkin perlu waktu beberapa bulan untuk mendapatkan hubungan lebih dari tiga tahun, sementara yang lainnya mungkin butuh waktu setahun untuk mendapatkan hubungan yang hanya berjalan lima bulan.

Mungkin daripada mencari orang baru untuk menghapus rasa sakit yang lama, sebaiknya kamu berteman dulu dengan rasa sakit yang lama kemudian memulai yang baru. Pastikan juga kamu sudah di tahap nggak kepo dengan kehidupan mantan.

Kalau tujuanmu hanya ingin bikin jealous mantan, ummm… Kayaknya terlalu cheesy deh ladies! Daripada maksa cemburuin mantan dengan gebetan baru, mending kamu ke salon, percantik diri, dan unggah foto selfie-mu.

Tidak perlu caption yang nyinyir, dibalik foto cantikmu sudah ada caption tersirat kok kalau “WELL, GUE LEBIH CANTIK SETELAH PUTUS DARI LO! BOO YAH!”

Kapan sebaiknya punya pacar baru setelah putus? was last modified: July 12th, 2016 by Admin