Living Well

Dari A-Z, Yuk, mengungkap lebih dalam apa itu mimpi

Siapa dia? Di mana rumahnya? Hahaha…gak deng. Kita gak akan membahas identitas mimp. Setiap orang pasti bertanya, kenapa mereka bermimpi; kenapa mimpinya buruk, sedih atau sangat bahagia. Kadang banyak juga yang menerka apa arti mimpi mereka tersebut. Well ini saatnya kita akan mengupas tuntas mengenai mimpi ya guys. So, simak baik-baik!

Zaman dahulu mimpi sudah dipakai sebagai pedoman atau sebuah petunjuk untuk menjalani aktivitas. Tapi banyak juga yang selalu menafsirkan mimpi sebagai sesuatu yang nyata atau mempercayai mimpi tersebut akan menjadi kenyataan dan memunculkan ketakutan atau bisa menjadi sebuah penantian.

Okey! Mari kita mulai dengan pertanyaan dasar. Apa itu mimpi? Mimpi adalah berupa gambaran, pikiran dan emosi yang dialami saat tertidur. Mimpi tersebut bisa sangat jelas, bisa juga sangat kabur dengan emosi yang gembira atau sangat menakutkan, terfokus dan mudah dipahami, atau tidak jelas dan sangat membingungkan.

Menurut Terori Mimpi Psikoanalitik Sigmund Freud, mimpi mewakili keinginan, pikiran, dan motivasi yang tidak disadari. Jadi setiap orang didorong oleh insting agresif dan seksual yang ditekan dari kesadaran mereka.

Sedangkan menurut J. Allan Hobson dan Robert McClarley pada tahun 1977, sirkuit otak lebih aktif saat tertidur. Teori ini menunjukan bahwa mimpi adalah hasil dari sinyal yang dihasilkan secara internal. Hobson tidak percaya bahwa mimpi tidak ada artinya. Menurutnya mimpi adalah keadaan sadar kita yang paling kreatif.

Ada juga yang disebut Teori Pengolahan Informasi, bahwa tidur memungkinkan kita mengkonsolidasikan dan memproses semua informasi yang telah kita kumpulkan selama sehari sebelumnya.

Ketika kita menyerap informasi dan kenangan dari siang hari, pikiran kita yang tertidur menciptakan citra, kesan, dan narasi untuk mengelola semua aktivitas yang terjadi di dalam kepala kita saat mengantuk. Jadi, sebenarnya kamu bisa menerka sendiri kenapa kamu bermimpi, mungkin saja sebelum kamu tertidur kamu telah melihat atau mendengar sesuatu dan akhirnya itu semua terbawa dalam mimpi kamu.

Sementara banyak teori telah diajukan, tidak ada satu kesimpulan pasti yang muncul. Namun, penting untuk mempertimbangkan bahwa sains masih mengungkap tujuan dan fungsi tidur itu sendiri. Beberapa peneliti menyarankan bahwa mimpi tidak memiliki tujuan nyata sementara yang lain percaya bahwa mimpi sangat penting untuk kesehatan mental, emosional dan fisik.

Baca juga: Ternyata perempuan harus punya 20 menit tambahan untuk tidur

Oh iya, coba tengok dulu, ada beberapa fakta mengenai mimpi. Yuk kita lihat!

1. Meskipun beberapa orang mungkin tidak ingat mimpi mereka, diperkirakan semua orang bermimpi antara 3 sampai 6 kali per malam.
2. Diperkirakan setiap mimpi berlangsung antara lima sampai 20 menit.
3. Sekitar 95% mimpi dilupakan saat seseorang bangun tidur.
4. Bermimpi bisa membantu kamu belajar dan mengembangkan ingatan jangka panjang.
5. Wanita lebih banyak bermimpi tentang keluarga, anak-anak dan suasana dalam ruangan dibandingkan dengan pria.
6. Mengingat sesuatu dari minggu lalu yang telah muncul dalam mimpimu disebut “efek mimpi-lag.”
7. Ada perbedaan kualitas dan kuantitas mimpi yang dialami dalam pergerakan mata yang cepat dan gerakan tidur mata yang tidak cepat.
8. 48% orang yang tampil dalam mimpi dikenali oleh orang yang bermimpi.
9. Orang buta lebih banyak bermimpi dengan komponen sensorik lainnya dibandingkan dengan orang yang terlihat.
10. Kualitas tidur dan mimpi dipengaruhi oleh alkohol.

Baca juga: Terungkap! Ini posisi terbaik untuk tidur!

Bagaimana dengan mimpi buruk? Sebenarnya sederhana untuk membuat kesimpulan tentang mimpi buruk secara psikologis. Mimpi buruk adalah mimpi yang menyedihkan yang menyebabkan si pemimpi merasakan sejumlah emosi yang mengganggu. Perasaan yang umum termasuk ketakutan dan kecemasan.

Kebanyakan mimpi buruk terjadi pada orang dewasa dan anak-anak dan bisa disebabkan oleh ketakutan akan sesuatu, trauma, masalah emosional, penyakit, atau penggunaan obat tertentu. Dan yang paling sering terjadi mimpi buruk disebabkan juga karena kita lupa berdoa sebelum tidur. Hahahaha… Ya gak sih?

Apakah mimpi bisa memprediksi masa depan? Para ahli menyarankan, kalau ini terjadi, biasanya karena kebetulan, memori palsu, atau ketidaksadaran menghubungkan informasi yang diketahui.

Mimpi dapat membantu orang untuk belajar lebih banyak tentang perasaan, kepercayaan, dan nilai mereka. Gambar dan symbol yang muncul dalam mimpi akan memiliki makna dan koneksi yang spesifik untuk setiap orang tergantung bagaimana seseorang tersebut menanggapinya.

Baca juga: Calm, aplikasi storyteller untuk kamu yang sulit tidur

Apakah kita perlu menceritakan mimpi kita kepada orang lain? Jika mimpi tersebut baik, ceritakan saja. Jika tidak baik sebaiknya jangan diceritakan karena bisa menimbulkan kesalahpahaman. Bagaimana jika mimpi tersebut sangat membingungkan? Ya coba aja tahan mimpi itu sendirian dan ceritakan mimpi itu dalam doa kamu sesuai dengan kepercayaan masing-masing. Hehe…

Puas mengenai pembahasan mimpinya gengs? So, bagaimana menurut pendapat kamu? Setuju atau nggak? Balik lagi dengan kepercayaan masing-masing sih! Semoga bermanfaat.

Sumber:
Freud, S. The interpretation of dreams. 1900.
Hobson, J. A. Consciousness. New York: Scientific American Library; 1999.
www.medicalnewstoday.com

Dari A-Z, Yuk, mengungkap lebih dalam apa itu mimpi was last modified: October 5th, 2017 by Poppy Yunita