Women

Cara kabur dari percakapan mengesalkan keluarga saat Imlek

Imlek identik dengan kumpul keluarga sambil menikmati makan malam. Selepas makan malam, akan ada waktu saat kamu harus mingle sana-sini untuk mengobrol dengan tante atau om-mu yang mungkin hanya kamu temui setahun sekali.

Begini keadaannya, mereka tidak mengikuti perkembanganmu setiap hari jadi sekalinya ada waktu bertemu, mereka pasti akan tanya ini-itu. Bukan hanya karena penasaran sih, kadang itu juga jadi cara mereka untuk membangun suasana.

Baca juga: Tampil lebih glowing tanpa highlighter

Sayangnya, ada beberapa pertanyaan yang bagi mereka merupakan materi bagus untuk membangun suasana sementara bagi kita adalah bencana. Nah, kali ini Iky sudah siapkan cara untuk ‘kabur halus’ dari percakapan tersebut.

1. Terjebak di obrolan yang nggak kamu pahami

Situasi: Kamu berada di tengah-tengah sepupu atau tante yang nggak asyik. Mungkin mereka sedang berbincang soal teori mekanika kuantum atau apapun yang bikin kamu nggak paham.

Cara menanggulangi: Tahan selama 10 menit di situ sambil mengangguk-angguk. Ikut saja kalau ada yang tertawa. Selepas itu ijinlah ke toilet dan ucapkan: “Talk to you later ya, guys!”

2. Tanya jodoh

Situasi: Kamu lagi ada di meja makan Imlek dan seketika ada tantemu yang bilang “Eh, itu si Susi, teman SMA kamu sudah punya anak dua dan suaminya tajir loh! Kamu kapan nih?”

Cara menanggulangi:Oh ya? Mungkin dia memang sedikit lebih beruntung daripada saya. Tapi dia kerja apa sih? Oh saya lupa, suaminya yang tajir ya!

Baca juga: Si tinggi minimalis juga bisa pakai flat shoes!

3. Mau dijodohin

Situasi: “Kamu nggak mau sama anaknya teman tante saja? Ganteng, tajir pula!”

Cara menanggulangi: “Boleh tant, asal jangan tiba-tiba anaknya sudah dua saja.”

4. Bertemu rival saat Imlek

Situasi: Ya, kamu bertemu sepupumu yang umurnya mungkin dua tahun di bawah kamu. Dia pernah kuliah di luar negeri dan sudah jadi manager.

Cara menanggulangi: Jika ia membicarakan karirnya, jangan pernah mengeluh seberat apapun pekerjaanmu padanya. Cari sisi menarik dari pekerjaanmu dan ceritakan itu saja. Buat hingga dia merasa pekerjaannya jadi sangat melelahkan sementara kamu adalah orang yang masih mementingkan kegiatan sosial bersama teman.

5. Soal karir

Situasi: “Kenapa sih kamu nggak pindah kerja di perusahaan A saja?”. Sementara yang ditawarkan adalah perusahaan serius yang bergerak di bidang farmasi dan kamu adalah guru seni yang mencintai pekerjaanmu.

Cara menganggulangi: “Buat saya, lebih enak menjalankan sesuatu yang saya suka dan itu dibayar kecil daripada menjalankan sesuatu yang tidak saya suka tapi dibayar tinggi. Umm, saya hanya membedakan diri saya dengan budak.”

Nah, itu dia cara kabur dari percakapan mengesalkan keluarga saat Imlek. Intinya kalau list pertanyaan mengesalkan yang kamu dapatkan tidak ada di list Iky, pura-pura kebelet pup saja.

Jangan pipis loh ya! Kalau pipis itu cuman sebentar, sementara kalau pup jadinya lama. Saat kamu kembali, setidaknya mereka sudah lupa sama apa yang mereka tanyakan.

Cara kabur dari percakapan mengesalkan keluarga saat Imlek was last modified: January 28th, 2017 by Admin