Scroll to top

Bermula dari reuni dengan mantan, dan tanpa sadar kamu hanya mengulang kebodohan yang sama


Widya Wicaksono - June 13, 2017 - 0 comments

Ada lagu berjudul “Antara Anyer dan Jakarta”. Ya, sebuah lagu klasik karangan Sheila Majid yang menjelaskan bahwa pernah terjadi sebuah kenangan indah akan cinta tiga malam; ada yang jatuh cinta, ada yang membuat sejuta bintang bermain mata, dan ada pula yang tersenyum melihat mereka berdua. Tapi, sayangnnya cinta itu sudah menjadi memori semata.

Aahhhh… memang kalau berbicara memori, itu berarti kita membicarakan kenangan yang silam alias sudah berlalu. Kadang kita suka senyum-senyum atau kesal sendiri dalam hati, tentang kenangan yang mungkin disesali dan kenangan yang kita sangat sukai. Tapi, pertanyaan besarnya kenapa kali ini kita berbicara tentang memori?

Beberapa saat yang lalu seorang sahabat saya (seorang wanita) bercerita tentang bagaimana “mantan”-nya yang sudah berpisah selama bertahun-tahun tiba-tiba tidak sengaja bertemu pada reuni acara ulang tahun sekolah mereka. Kemudian dia dan bercerita tentang saat mereka menghabiskan waktu berdua selama beberapa jam melihat matahari terbenam di Anyer beberapa tahun silam.

Agak lucu sebenarnya karena dia bercerita semua kebahagiaan yang dirasakan dahulu kala seakan-akan lupa alasan besar kenapa dia berselingkuh dan pada akhirnya mereka berpisah. Sampai kemudian ada kalimat aneh yang menyatakan bahwa dia sudah putus dengan pacarnya yang sekarang dan sudah kembali menjalin hubungan alias balikan dengan mantannya yang dulu.

Dia merasa bahwa pacarnya yang sekarang itu memiliki dunia yang berbeda dengannya “dia suka jalan-jalan, dan gw nggak” / “dia suka baca, dan gw nggak” / “dia suka telepon, gw sukanya sms” / “gw beda banget sama dia.” Kurang lebih kalimatnya seperti itu. Sedangkan dia dengan mantannya ini sama, memiliki hobi yang sama, kesukaan yang sama, kebencian yang sama, semuanya sama. Kecuali orang tua ya kalo sama juga nanti inses dong namanya.

Baca dulu: Ini dia keinginanmu untuk para mantan berdasarkan zodiakmu!

Jujur, saya benar-benar kaget dan benar-benar tertarik pada saat itu. Merasa bahwa ada cerita dalam dunia lain yang ternyata seperti ini, agak tidak percaya saya hanya menimpal dengan pertanyaan yang sewajarnya ditanyakan “Itu bukan pilihan cerdas kayaknya, lo yakin?” Tapi dia benar-benar yakin bahwa mereka bisa memperbaiki hubungan mereka karena mereka saling mencintai satu sama lain.

Walau sekarang sahabat saya sudah tidak menjalin hubungan dengan mantannya ini (tentu dengan masalah yang sama). Sahabat saya kemudian menuntut dia untuk berubah (lagi) lalu sang pria tidak tahan (lagi) dengan tekanan mental seperti itu. Kemudian berselingkuh (lagi), ketauan (lagi), dan putus (lagi). Agak sedih sebenarnnya karena sebagian orang merasa cinta jadi alasan untuk melakukan banyak hal yang tidak pintar.

Baca juga: Saat pacar mantan ketahuan ngepoin kamu

Kagum karena berpikir mereka benar-benar berubah ya hebat menurut saya! Saya bukan tipe orang yang merasa bahwa manusia bisa berubah. Pada dasarnya waktu memang menempa kita untuk menjadi sabar dan menjadi bijak, tapi sifat manusia akan selalu sama.

Ironis karena reuni yang berlangsung pada ulang tahun sekolah mereka itu membuat mereka mengulang kesalahan yang sama dua kali. Ya hikmahnya, saat acara ulang tahun, bukber, atau apapun pastikan kamu tidak ikutan mengulang kesalahan yang sama. Nanti namanya bukan ulang tahun, tapi kamu hanya mengulang tahun, bersama ia yang sebenarnya kurang tepat.

Author avatar

Widya Wicaksono

http://www.stikynote.com
orang aneh yang cita-cita nya hampir mustahil dan suka rada satir. Kalo nggak lagi baca buku pasti lagi gambar, kalo ketemu coba colek sedikit. biasanya bikin ketagihan.

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *