Living Well

Bangun lebih pagi sudah terbukti bikin kamu lebih sehat

Bangun lebih pagi sudah terbukti bikin kamu lebih sehat

Bangun di pagi hari memang kerap mengesalkan. Kamu sudah mencoba berulang kali tapi nyatanya kamu hanya terus-terusan meng-klik snooze dan tertidur kembali. Namun, kali ini coba untuk lebih serius karena ketika kamu memutuskan bangkit setelah terbangun, ini dapat mempengaruhi kesehatan mental dan fisik kamu.

Jacqueline Lane, seorang instruktur kedokteran di Rumah Sakit Umum Massachusetts, baru-baru ini melakukan studi tentang tidur dan menerbitkannya dalam jurnal Nature Communications. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkap bahwa orang yang bangun pagi pada dasarnya lebih bahagia dan lebih sehat daripada mereka yang tidak. Lane mengamati bahwa mereka yang bangun lebih awal memiliki komponen genetik spesifik yang menurunkan risiko terkena depresi dan penyakit kronis.

Baca juga: Tahukah kamu kalau perubahan musim juga bisa bikin depresi?

“Individu yang cenderung lebih bahagia cenderung individu tipe pagi,” ungkapnya seperti dilansir Delish.

Sampel populasi untuk penelitian ini terdiri dari dua kelompok: 250.000 orang di AS yang menggunakan layanan DNA dan keturunan perusahaan biotek, 23andMe, dan 450.000 orang di Inggris yang mendaftar dalam biorepositori Biobank. Lane dan tim penelitinya menggunakan ukuran waktu tidur untuk mengevaluasi biologi sirkadian yang terkait dengan gen.

Lane memisahkan mereka jadi dua kelompok; yang merupakan orang pagi dan mereka yang selalu menyerahkan diri dengan menonton Netflix di malam hari. Dari sana, Lane dan rekannya memeriksa genom mereka untuk menentukan hubungan antara gen dan waktu bangun yang mereka sukai dan kemudian bagaimana hal itu terhubung dengan kesehatan mereka. 

Rupanya yang mereka temukan cukup menarik, bahwa mengubah tidur malam menjadi bangun pagi bisa memicu perubahan kesehatan serius.

“Kami menunjukkan bahwa menjadi orang pagi dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik tetapi tidak memengaruhi indeks massa tubuh atau risiko diabetes tipe-2,” kata Lane dalam hasil penelitian itu.

“Ada juga hubungan antara preferensi malam dan risiko skizofrenia (dan depresi) yang lebih tinggi,” jelasnya seperti diwartakan Today.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa genetika menjadi burung hantu malam hanyalah sebagian hal yang bisa meningkatkan risiko kesehatan. Ini lebih tentang lingkungan, dengan hidup yang tidak selaras dengan jam internal kamu.

Meski begitu, Lane mengakui masih banyak penelitian yang perlu dilakukan tentang bagaimana gen kita dipengaruhi oleh siklus tidur kita. Namun, ini jadi alarm tepat untuk kamu mulai memajukan jam bangun dan mematuhinya.

Baca juga: Tampak gorgeous di pagi hari dengan lakukan hal berikut

Tidak heran ya, mereka yang bangun pagi biasanya lebih semangat dan tak mudah lelah?

Bangun lebih pagi sudah terbukti bikin kamu lebih sehat was last modified: February 17th, 2019 by