Love

Bagaimana seharusnya membangun percakapan yang asyik di Tinder

Face it, saat ini Tinder mungkin jadi salah satu harapan kalian bertemu gebetan, pacar, dan mungkin calon suami atau istri. Tidak ada yang salah dengan main Tinder. Siapa bilang cari jodoh di Tinder itu hanya untuk orang-orang yang desperate?

Begini, untuk kalian yang serba sibuk, waktu bersosialisasi itu jadi terbatas. Kamu akhirnya jadi tidak punya waktu untuk mengenal orang baru. Itu juga yang akhirnya bikin kamu jauh dari dia yang sebenarnya sudah dipersiapkan untukmu.

Tinder atau aplikasi dating lainnya bisa jadi sarana bagi kamu yang tidak punya waktu. Toh, kamu baru bisa sama-sama bertukar pesan bila saling match. Itu berarti saat kamu pertama kali bilang ‘hai’, kalian berdua sudah sama-sama tertarik. Kalau ternyata obrolan kamu jadinya zonk, ya tinggal unmatch. Beres!

Walaupun banyak sekali orang yang mengasosiasikan dating app seperti Tinder sebagai sarana cari teman tidur, sebenarnya masih banyak kok yang benar-benar sedang mencari pasangan hidup. Kalau kamu adalah salah satunya, kali ini Iky akan memberikan beberapa masukan tentang bagaimana seharusnya kamu berperilaku di Tinder.

Tersenyumlah di profile picture-mu

Sebuah data menunjukkan bahwa orang yang tersenyum di foto profil Tindernya bisa mendapatkan 14% swiped right daripada yang tidak. Pastikan juga kamu mengupload foto wajah yang terlihat jelas karena itu mempengaruhi swiped right, 20% lebih besar daripada yang tidak.

Baca juga: Saat dia ketahuan main Tinder

Hindari penggunaan topi

Mereka yang menggunakan topi mengurangi 12% kesempatan untuk di-swiped right. Sementara itu yang meggunakan kacamata mengurangi 15% kesempatan. Well, biarkan mereka benar-benar melihat kamu, guys!

Baca juga: 6 Tipe laki-laki yang bakal kamu temui di online dating

Pentingnya sapaan pertama

Sapaan pertama di Tinder itu bukan basa-basi. Sebuah sapaan yang benar-benar kamu pikirkan bisa jadi membuat kalian mengobrol jauh lebih lama.

Pastikan kamu menggunakan opening line yang spesifik dan kreatif. Coba lihat profilnya dan bahas lagu favoritnya, bio-nya, atau mungkin pekerjaannya? “Halo, since you are a coffee addict, suka ngopi di daerah mana?” Begitu misalnya.

Gunakan gif untuk percakapan lebih lama

Kalau sebuah foto bisa mengungkap ratusan kata, sebuah gif bisa mengungkap jutaan kata. Rupanya mereka yang menggunakan gif dalam pesannya, 30% lebih direspon dan memiliki obrolan dua kali lebih panjang daripada mereka yang hanya menggunakan tulisan.

Bila ingin bertemu teman Tinder, lakukan secepatnya

Dua sampai satu minggu bercakap-cakap di Tinder itu pada dasarnya membangun chemistry di antara kalian. Ada baiknya kalau chemistry-nya mulai terbangun, kalian percepat untuk sebuah pertemuan. Pasalnya, jangan menunggu ‘percikan ketertarikan’ itu meredup. Nantinya malah kalian berdua sudah merasa dingin dan bingung mau ngobrol apa. At least, ajaklah bertemu saat nama kamu masih ada di top list matches-nya.

Baca juga: Perhatikan hal ini saat kamu meet-up dengan match Tinder-mu

Good luck! Nggak perlu malu untuk mencari jodohmu di Tinder. Kelak bila memang kalian berjodoh, ucapkan selamat tinggal kepada teman-temanmu dan katakan:

“Makanya, main Tinder!”

Sumber foto: Huffington Post

Bagaimana seharusnya membangun percakapan yang asyik di Tinder was last modified: July 22nd, 2018 by Admin