Love

6 Masalah kecil dalam hubungan yang potensial bikin putus

Punya pasangan itu memang susah-susah gampang. Kamu tidak hanya dituntut untuk mengerti keinginan dia. Ada tahapan kamu harus menahan ego, tapi di satu sisi kamu juga harus jadi diri sendiri. Well, let’s say it as an art of relationship!

Kali ini Iky ingin memberikan beberapa hal kecil yang bisa bikin pasangan kamu bete sebete betenya orang bete. Sebenarnya hal ini tidak akan membuat kamu langsung putus, tapi bila dalam jangka panjang dilakukan terus; bisa jadi bom waktu.

Jadi, hati-hati bila melakukan beberapa hal di bawah ini. Cek kembali juga apakah kamu sering melakukannya? Yuk, disimak.

Kamu memperbaiki apa yang sudah dia perbaiki

Bukan masalah beres atau tidak beres, namun ini lebih kepada masalah kepercayaan. Semua orang punya caranya sendiri untuk membereskan sesuatu dan jangan pernah memaksakan caramu untuk menjadi caranya.

Ini berlaku untuk semua hal, termasuk bagaimana ia mengatur waktu, tempat, dan kegiatan saat kencan. Bahkan ini juga berlaku kalau kamu minta tolong sama dia untuk memperbaiki laptop kamu.

Baca juga: 6 Kalimat perusak hubungan cinta yang harusnya kamu hindari

Jangan biarkan dia hanya jadi pemandu sorak

Iky tahu betul kalau ada masa-masa kamu ingin dimanja dan mendapatkan support dari pasangan. Kamu pun kerap menghadapi hari buruk sehingga butuh disemangati olehnya. Tidak salah, tapi ingat bahwa ia juga butuh hal yang sama.

Pastikan kamu mengeluarkan statement pujian tentang apa yang benar-benar kamu banggakan darinya. Tunjukkan seberapa besar cintamu dengan menerima dirinya walau keadaanmu juga sebenarnya tidak memungkinkan.

Menggunakan ponsel terlalu banyak

Tahu deh yang tujuan hidupnya pengin jadi influencer! Percayalah, bahwa quality time tanpa gangguan notifikasi handphone akan berguna bagi kelanjutan hubungan kamu. Tentunya hal ini cukup menantang, tapi terkoneksi dengannya secara emosional itu sangatlah berharga.

Baca juga: No-gadget brunch, kenapa tidak?

Hanya mendengar tanpa mengingat

Oke, ini yang paling sulit. Berjalan di dalam suatu hubungan khusus berarti kamu juga harus siap lebih terlibat dengannya, dibanding teman-temannya yang lain. Harusnya, kamulah yang lebih mengenal dan mengetahui apa yang jadi kerisahan, kegembiraan, pertanyaan, dan pencariannya.

Kuncinya, dengarkan dan follow up! Bila ia bercerita soal keadaan chaos-nya di kantor, kamu bisa memulai percakapan di hari esoknya dengan “Eh, jadi gimana keadaan kantor kamu sekarang? Getting better?”. Pastikan, kamu memposisikan diri supaya benar-benar hadir dalam kehidupannya.

Berikan porsi yang tepat untuknya saat bertemu dengan temanmu

Biasanya teman-teman kamu pasti menuntut untuk bertemu pacar kamu, dan begitupun sebaliknya; dia pun ingin bertemu rekan geng-mu. Saat itu kejadian, kamu sebaiknya benar-benar memberikan porsinya tanpa interupsi.

Biarkan ia menyelesaikan ceritanya, sambil membiasakan dirinya di depan teman-teman kamu. Iky kasih tahu sesuatu, menginterupsi atau memberikan koreksi terhadap ceritanya di depan teman-teman kamu itu memberikan kesan merendahkan

Tidak menjawab teksnya

Well, di balik pesan “Ayang, ayang, ayang…. Gy pah?”, dia lagi kangen berat sama kamu. Satu teks yang isinya mengabarkan kamu lagi sibuk akan lebih baik daripada tidak membalasnya sama sekali.

Baca juga: Menghadapi stereotip single

Enam hal tadi adalah beberapa hal kecil yang kamu lakukan namun bila dibiarkan akan mempunyai impact yang cukup besar. Bukankah kebanyakan statement putus muncul akibat kejengahan yang timbul dari kebiasaan kecil? Ya, pikirkan itu baik-baik!

6 Masalah kecil dalam hubungan yang potensial bikin putus was last modified: October 11th, 2018 by Admin