Scroll to top

5 Cara cerdas untuk menghadapi tekanan di kantor


admin - August 19, 2019 - 0 comments

Jangan ngeluh di Instastory, coba dulu manage stres kamu
Sumber foto: Pixabay

Saat kamu kerja di kantor; kamu pasti menghadapi tekanan. Staff dapat tekanan dari atasannya; sementara atasannya juga dapat tekanan dari pihak atas lagi. Bahkan kalau kamu jadi C level pun; ada tekanan dari investor. Bila berdiri di kaki sendiri juga, target supaya perusahaan tetap berjalan juga jadi tekanan sehari-hari.

Well, itu risiko pekerjaan! Jadi, daripada kamu ngeluh di Instastory, ada baiknya kamu mulai mengatur tingkat stresmu. Kali ini, Stikynote punya 5 cara untuk menghadapi tekanan di kantor. Yuk, kita hadapi bersama!

1. Cari tahu titik tekananmu

Foto: Giphy

Sebaiknya cek kembali jobdec yang harusnya kamu garap. Memang, leader pasti mendorong kita untuk memberikan extra mile; namun pilah kembali mana yang harus kamu kerjakan atau tidak.

Kemudian tahu juga soal ritme kerjamu. Misalnya, apakah kamu cenderung bekerja hingga lewat jam kerja normal. Bisa jadi ini bikin kamu enggak punya waktu banyak untuk istirahat.

Setelah mengetahui beberapa titik tekanan dalam tempat kerja. Mulailah untuk membuat perubahannya. Kamu pun bisa meminta pendapat temanmu. Setidaknya, setelah mencatat apa saja tekanan yang kamu rasakan, ceritamu juga lebih terarah. Tidak sekadar curhat untuk ngeluh.

2. Mengambil waktu liburan

Foto: Giphy

Inilah pentingya cuti; yaitu untuk berhenti sejenak dari rutinitas duduk sepanjang hari. Bukan hanya untuk tidur di rumah, rencanakan waktu liburan terbaikmu.

Baru-baru ini, sebuah jejak pendapat oleh Bankrate mengungkap, hanya 13 persen orang Amerika yang bekerja dan mengatakan mereka berencana untuk mengambil seperempat dari hari libur mereka (atau lebih sedikit) dalam satu tahun. Sementara itu, empat persen tidak berencana untuk mengambil waktu liburan sama sekali. Wow…

Padahal dilansir Purewow, Dr. Jeannette R. Bergfeld, psikologis dari The Therapy Group of DC, mengatakan bahwa liburan bisa jadi jalan keluar untuk mengelola stres di kantor.

Ia bahkan menyarankan untuk beristirahat satu jam sekali untuk benar-benar bernapas, meregangkan badan, minum, jalan-jalan, dan menmgobrol dengan teman. Masa istirahat ini bisa mengasah apa yang kamu rasakan secara fisik dan emosional.

3. Rawat dirimu sendiri

Foto: Giphy

Berendam di air panas, berolahraga, mendengarkan musik, pijat, atau sekadar jalan-jalan di taman itu penting. Cari kegiatan ketika kamu berada di luar kantor.

Biasanya, mereka yang ambisius dan perfeksionis dalam karir sering melupakan hal ini, Padahal, merawat diri sendiri juga berdampak pada kualitas kerja dan hubungan yang lebih baik dengan kolega atau teman sekitar.

4. Bernapas

Foto: Giphy

Bukan hanya sekadar bernapas untuk hidup. Ini tentang kualitas bernapas. Bernapas yang benar bisa menurunkan kecemasan dan menghilangkan respons stres kita. Dengan demikian, kamu bisa lebih berpikir jernih dan memberikan respons yang lebih bijak.

Baca cara bernapas untuk hilangkan stress dan kecemasan di sini.

5. Buat meja kerja senyaman mungkin

Bagaimana bila bentuk tempat kerja kamu sharing table? Bisa! Letakkan gambar yang benar-benar kamu suka. Atau mungkin letakkan beberapa bunga segar di sisi mejamu. Lihatlah bila kamu sedang terlalu banyak melihat layar. Pokoknya, cari cara untuk bikin kantor kamu senyaman mungkin, ya!

Related posts

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *